Skip to main content

Posts

Showing posts from 2020

Thinking about the other heart

"Si A kerja di Bank lo.. dapet gaji 7++" kata seorang tante "Wow, mantap klok gtu" Balas seorang nenek Ada sepasang telinga yang lagi mendengarkan obrolan itu dari dalam kamar, dengan hati yang lelah dan pasrah. "Hasil penjualanku hari ini 61 rb lo ma " Tapi semuanya terdiam Mungkin memang uang 61rb tidak ada tandingannya dengan uang 7++. Apa aku harus berhenti meminta untuk menjawab pertanyaan "kamu kapan mau melamar kerjaan?" Apa sih istimewanya kerja dikantoran ? Emang segitu AMAZINGnya ya ? Lalu sebagai orang wirausaha GAK ISTIMEWA gtu ? kalau usaha masih kecil disia-sia, tapi coba kalau sudah untung gede? DI PUJA-PUJA? idiihh... MUNAFIK BANGET. Aku sudah lelah untuk menahan ini, aku sekarang akan buka-bukan saja. INI ADALAH PERMASALAHAN YANG NYATA, DAN INI SEMUA ADALAH KELUARGAKU KELUARGAKU ADALAH KELUARGA YANG MUNAFIK, TANTEKU GAMPANG SEKALI IRI DENGAN KELUARGA YANG LAINNYA. SEE? gak cuman teman aja yang munafik. KELUAR...

Lost and Tired

" Sehabis ini kamu akan ngapain ?" "Tidak tahu" kata yang hanya bisa aku ungkap untuk saat ini. Bukankah capek ketika kamu begitu punya tekad dan sudah memilih jalan. Tetapi orang - orang berkata "Buat apa ?" atau "Kamu ikut - ikut dia ya ?" Ketika mungkin penyakitku akan kambuh dan aku tidak bisa menahannya lagi. Tolong siapapun beritahu tulisan ini. Aku mempunyai banyak pilihan di setiap kondisi dan situasi. Tetapi aku terlalu lelah untuk mengutarakannya. Karena disetiap pilihan selalu ada jawaban yang sama. Bahkan pacarku pun mengatakan hal yang sama . Tapi aku sudah seperti terjebak dalam dunia seperti ini. :)

Full of blassed in 2019

Di tahun 2019 , banyak yang terjadi, penuh keajaiban dari Tuhan :  1. Aku sangat sangat bersyukur, meskipun sempat ragu dan tidak percaya. Meskipun sempat bosan dan kehilangan semangat, untunglah aku mempunyai prinsip untuk menjadi seorang “ survival ”. Dengan itu aku bisa mendapatkan Baptis dan sekaligus Krisma, yang jaraknya hanya beberapa bulan. 2. Sempat patah semangat, stress dan depresi, sewaktu aku mengerjakan skripsi dalam hanya 4 bulan. Sangat singkat sihh... dan parahnya aku juga tidak mengerti apa yang aku kerjakan dengan segala konsekuensinya. Just be “survival” , bimbingan dari pagi sampek malem. Lanjut kerja lagi, gak mood makan. Deadline udah deket pun sebenarnya gak selesai dan kayak di paksain.  Bagiku seorang yang gak perfectionist , huhhh... pengen aku benerin, tapi gak cukup waktu. Ya udah .. aku kumpulin aja.  Dan sewaktu jadwal sidang keluarr ... jeng jeng....  dosen- dosen killer  yang aku sadar perbedaan otak yang sangat sangat hmmm.. mun...