Skip to main content

Score vs Life


Pernahkah orang tua berkata "Hanya dapat segini ?", "Kamu sih kurang belajar" atau "Kapan kamu bisa dapat juara di sekolah?".Pernah ?
Orang tua ku pernah berkata seperti itu.Bahkan lebih parah.Mereka sering membanding-bandingkanku dengan saudara sepupuku.Ketika mereka berkata seperti itu, aku berpikir "Jika aku mendapatkan nilai bagus , apa mereka akan memujiku " dan aku berpikir lagi "Berarti tidak peduli apa pun caranya .Asal aku mendapatkan nilai itu,mereka akan memujiku"

Lalu berlahan-lahan aku berubah, menjadi seseorang yang tidak memperdulikan kerja keras.Di saat teman-teman sekelasku menyontek saat ulangan di masa sekolah.Aku mengikuti mereka, melihat buku saat ulangan atau melihat jawaban teman.Satu kelas berkerja sama.Di dalam hati sangat asyik yaa...dan aku tidak merasakan ketakutan akan nilai jelek.Karena jawaban sudah pasti benar.Bahkan saat ujian aku melakukannya lagi tanpa sepengatuan orang tua ku. Dan hasilnya lumayan pada saat itu. Mereka terdiam dan lebih memanjakanku.This is my life.

Setelah kehidupan sekolah berakhir, mulailah kehidupan kuliah.Sungguh berbeda,meskipun ada beberapa orang yang aku kenal lama.But this is different .Awal semester aku berjuang sendiri, seperti seorang pahlawan pejaung 45.Tetapi hasilnya sungguh-sungguh mengecewakan. Orangtuaku marah besar.
Yeah.. pada saat itu mungkin aku sudah memilih jurusan itu. Tetapi tanpa mereka tahu, detik terakhir hatiku berkata tidak.Karena pada saat itu aku ingin menjadi penulis.But my mom said no and my daddy has a big hope with this major. Yeah.. this is my life

Tetapi seiring berjalannya waktu aku melakukannya lagi karena aku tidak ada pilihan.Berbagai cara ku lakukkan agar matakuliah itu lulus.Dan my parents are so happy with the result.Matakuliahku lulus sesuai dengan rencana meskipun tidak mendapatkan maximal. Tetapi IPK ku tidak sebaik yang mereka harapan.

Mereka masih menututku.karena pendapat mereka jika ingin berkerja minimal ip 3 .. So make nosense. Different opinion with me.
Ketika menghadapi magang dan merasakan bekerja di kantor. Aku merasa this is not my place. Everyday every time every second, you are in the office.Boring and more boring .
I love travelling and explore the word. Write the story under the blue sky and feel the wind . Looking people make their own story. it is my dream work.
Mungkin blog ini akan berubah  menjadi curahan hati seorang anak (eh?) Yeah .. lebih tepatnya slice of life.
Aku sebegai penulis blog ini bukan menjelek-jelekkan orang tuaku sendiri. Aku hanya ingin sharing dengan orang lain.Supaya mungkinan jika kalian menjadi orangtua nanti atau yang akan menjadi orang tua please .. don't do it !

Comments

Popular posts from this blog

The Last Promise

Lelah ketika merasa sudah berjuang sekuat tenaga tapi masih saja gagal. Mencoba seribu satu cara masih saja tidak ada yang berhasil. Hingga badan tidak ada harganya . Merasa tidak berguna hanya bisa berteriak. Ketika ingin ku terbang jauh dan mencari arah Tetapi di peluk erat oleh benang merah Ingin ku potong tapi tak sampai hati Banyak kata dalam hati yang ingin disampaikan Kepada kedua malaikat hati yang selalu menemani Bahwa ingin sekali mengakat mereka Ke atas dunia yang sungguh kejam ini Kakikku telah siap untuk melangkah ke atas Memulai semuanya lagi dengan keyakinan hati Wahai para malaikat dunia Bingkamlah mulutmu sebelum mulutku diam Dengarkanlah curahan hatiku sebelum air mataku berhenti Bukalah hati nuranimu sebelum kau berbicara Tutuplah telinga saat kau berpikir Semakin mulut sulit terbuka Ketahuilah semakin berat pula beban yang ada Karena ku sadari apa yang akan ku sampaikan Sebuah janji terakhir sebelum aku menutup usiaku Janji terakhir untuk se...

is that wrong?

Apakah salah jika seseorang telat menemukan passionnya ? Dan ketika dia berjalan di jalannya , dia ingin berbelok untuk menemukan jalan keluarnya.Dan dia berusaha mengejar ketinggalannya untuk bisa bersama-sama dengan meninggalkan jalan yang sekarang.APAKAH ITU SALAH ? Aku tau ini egois.Sangat-sangat egois untuk kamu.Tapi aku ingin memperbaiki semua.Ketika semua sudah tidak percaya denganku dan bisa berharap.Aku ingin semua orang berkata "Ternyata dia bisa".Aku ingin bisa membuktikan.Begitu menyakitkan orangtuamu pun meremehkan mu termasuk orang yang kamu cintai.Begitu menyakitkan ketika kedua orang itu tidak mempercaimu. Aku sedang berusaha untuk membuktikan mereka semua bahwa aku pasti bisa juga. Aku kan lebih sukses dari anak-anak mereka yang mereka banggakan sekarang. Ketika itu terjadi please makan mulut kalian sendiri . Tapi ada sesuatu yang harus aku tinggalkan sekarang.Karena aku tidak mempunyai waktu lagi untuk meneruskan ini.Aku akan berusaha sebaik mungkin u...