Semalam gue bermimpi tentang seorang cowok yang selalu gue carik sosok keberadaannya. Dia care sama gue seperti dulu dalam fairytale.Berbeda dengan sekarang dimana gue hanya bisa mencarinya dalam tenang dan melihat senyum tawanya.
Dalam diri gue , gue merasa bersalah karena gue sudah cuek ke dia . Tapi gue sangat sangat kecewa dengan keputusannya. He broke his word,his mouth and my trust.
Gue benci ketika gue sudah mulai percaya sama dia . But he broke my trust. He not just know my name but he know my story too .but he done .
Gue kangen sama dia.selalu :)
Pernahkah orang tua berkata "Hanya dapat segini ?", "Kamu sih kurang belajar" atau "Kapan kamu bisa dapat juara di sekolah?".Pernah ? Orang tua ku pernah berkata seperti itu.Bahkan lebih parah.Mereka sering membanding-bandingkanku dengan saudara sepupuku.Ketika mereka berkata seperti itu, aku berpikir "Jika aku mendapatkan nilai bagus , apa mereka akan memujiku " dan aku berpikir lagi "Berarti tidak peduli apa pun caranya .Asal aku mendapatkan nilai itu,mereka akan memujiku" Lalu berlahan-lahan aku berubah, menjadi seseorang yang tidak memperdulikan kerja keras.Di saat teman-teman sekelasku menyontek saat ulangan di masa sekolah.Aku mengikuti mereka, melihat buku saat ulangan atau melihat jawaban teman.Satu kelas berkerja sama.Di dalam hati sangat asyik yaa...dan aku tidak merasakan ketakutan akan nilai jelek.Karena jawaban sudah pasti benar.Bahkan saat ujian aku melakukannya lagi tanpa sepengatuan orang tua ku. Dan hasilnya lumay...
Comments
Post a Comment