Skip to main content

Kamu

Semakin hari perasaan ini semakin menakutkan .Ketika perasaan sayang yang bisa menjadi cinta mulai bermunculan.Menjadi sebuah momok yang sangat menakutkan.Karena aku pernah kehilanganmu sekali.Sangat hampa dan kosong ketika itu.Kehilangan matahari dan tawa yang kau buat.Dan aku semakin takut ketika kamu selalu membuatku tertawa.
Dan ada rasa bahagia yang tidak bisa di katakan dengan kata-kata aku harus menghadapi kenyataan bahwa kamu sekrang bersamamu.Dan kamu berkata "I Love You " .Inginku terbangun dari kenyataan dan mempercayai bahwa inilah kenyataannya.
Aku tidak tahu kita berjodoh atau tidak.Tapi aku ketika aku berusaha mencari tahu hal itu.Ada satu fakta yang aku pegang sekarang.Tapi aku takut untuk mempercayainya.
Aku tahu kamu masih meragukan tentang perasaanku.Tapi aku bukan orang seperti yang kamu tahu di depan.Ketika aku menyadari aku sudah menyakiti seseorang yang telah tulus mencintaiku meskipun dengan cara yang salah.Detik itu juga aku sudah berjanji pada diriku sendiri.Jika bukan Tuhan yang menghapus perasaanku Aku tidak akan pernah menyakitimu.Karena kamu adalah orang yang sampai detik ini peduli dengan diriku .Dari awal kita kenal ,kamu sudah membantu banyak dan berperan penting bagi hidupku.
Ada hal yang aku sesali .Kenapa dulu kita tidak pernah kenal pada kita sedekat itu.Jika kita sudah kenal lama.Mungkin tidak akan seribet ini.Semua akan berjalan lancar dan kita bisa bersama-sama sampai sekarang.
Aku ingin menulis semua cerita ini.Melampiaskan kepada kertas lembar demi selembar.Aku ingin menceritakan kepada dunia bahwa kamu adalah orang yang penting buatku.

Comments

Popular posts from this blog

Score vs Life

Pernahkah orang tua berkata "Hanya dapat segini ?", "Kamu sih kurang belajar" atau "Kapan kamu bisa dapat juara di sekolah?".Pernah ? Orang tua ku pernah berkata seperti itu.Bahkan lebih parah.Mereka sering membanding-bandingkanku dengan saudara sepupuku.Ketika mereka berkata seperti itu, aku berpikir "Jika aku mendapatkan nilai bagus , apa mereka akan memujiku " dan aku berpikir lagi "Berarti tidak peduli apa pun caranya .Asal aku mendapatkan nilai itu,mereka akan memujiku" Lalu berlahan-lahan aku berubah, menjadi seseorang yang tidak memperdulikan kerja keras.Di saat teman-teman sekelasku menyontek saat ulangan di masa sekolah.Aku mengikuti mereka, melihat buku saat ulangan atau melihat jawaban teman.Satu kelas berkerja sama.Di dalam hati sangat asyik yaa...dan aku tidak merasakan ketakutan akan nilai jelek.Karena jawaban sudah pasti benar.Bahkan saat ujian aku melakukannya lagi tanpa sepengatuan orang tua ku. Dan hasilnya lumay...

The Last Promise

Lelah ketika merasa sudah berjuang sekuat tenaga tapi masih saja gagal. Mencoba seribu satu cara masih saja tidak ada yang berhasil. Hingga badan tidak ada harganya . Merasa tidak berguna hanya bisa berteriak. Ketika ingin ku terbang jauh dan mencari arah Tetapi di peluk erat oleh benang merah Ingin ku potong tapi tak sampai hati Banyak kata dalam hati yang ingin disampaikan Kepada kedua malaikat hati yang selalu menemani Bahwa ingin sekali mengakat mereka Ke atas dunia yang sungguh kejam ini Kakikku telah siap untuk melangkah ke atas Memulai semuanya lagi dengan keyakinan hati Wahai para malaikat dunia Bingkamlah mulutmu sebelum mulutku diam Dengarkanlah curahan hatiku sebelum air mataku berhenti Bukalah hati nuranimu sebelum kau berbicara Tutuplah telinga saat kau berpikir Semakin mulut sulit terbuka Ketahuilah semakin berat pula beban yang ada Karena ku sadari apa yang akan ku sampaikan Sebuah janji terakhir sebelum aku menutup usiaku Janji terakhir untuk se...

is that wrong?

Apakah salah jika seseorang telat menemukan passionnya ? Dan ketika dia berjalan di jalannya , dia ingin berbelok untuk menemukan jalan keluarnya.Dan dia berusaha mengejar ketinggalannya untuk bisa bersama-sama dengan meninggalkan jalan yang sekarang.APAKAH ITU SALAH ? Aku tau ini egois.Sangat-sangat egois untuk kamu.Tapi aku ingin memperbaiki semua.Ketika semua sudah tidak percaya denganku dan bisa berharap.Aku ingin semua orang berkata "Ternyata dia bisa".Aku ingin bisa membuktikan.Begitu menyakitkan orangtuamu pun meremehkan mu termasuk orang yang kamu cintai.Begitu menyakitkan ketika kedua orang itu tidak mempercaimu. Aku sedang berusaha untuk membuktikan mereka semua bahwa aku pasti bisa juga. Aku kan lebih sukses dari anak-anak mereka yang mereka banggakan sekarang. Ketika itu terjadi please makan mulut kalian sendiri . Tapi ada sesuatu yang harus aku tinggalkan sekarang.Karena aku tidak mempunyai waktu lagi untuk meneruskan ini.Aku akan berusaha sebaik mungkin u...